Wednesday, May 27, 2015

Microsoft Siap Luncurkan Cortana Untuk iOS dan OS Android

gambar: microsoft cortana, nokiagambar: microsoft cortana, nokia
Asisten pribadi virtual berbasis audio di Windows Phone garapan Microsoft yakni Cortana, akan segera tersedia untuk diunduh pada handset saingan terbesarnya, yakni platform iOS dan Android.

Sama seperti layanan Google Now (Google) dan Siri (Apple), Cortana adalah asisten pribadi digital yang bisa merespon perintah melalui input suara pengguna dan menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh Anda dalam membantu Anda mendapatkan informasi tentang apapun. Pengguna juga akan dapat melakukan sinkronisasi Cortana pada handset mereka dengan asisten pribadi pada PC Windows mereka.

Dirilis dari Hindustan Times, (27/05), ketika berjalan pada Windows Phone, layanan Cortana ini menawarkan kemampuan yang lebih. Namun, bagaimana nantinya pada perangkat iPhone atau pun Nexus? Mengingat pada perangkat iOS dan Android secara fakta tidak memiliki tingkat akses yang sama ke handset, dibandingkan dengan saat di windows phone yang notabene merupakan milik Microsoft sendiri.

Kabarnya, Microsoft akan meluncurkan Cortana di perangkat berbasis OS Android pada akhir Juni 2015. Dan untuk perangkat berbasis iOS Apple beberapa minggu setelahnya. (Nariswari)

sumber

Wednesday, November 19, 2014

Microsoft Band, Gelang Pintar dengan 10 Sensor Canggih

Microsoft secara resmi meluncurkan gelang pintarnya yang bernama Microsoft Band. Tak hanya kompatible untuk perangkat Windows Phone, perangkat ini juga dapat terhubung dengan smartphone berbasis iOS dan Android. Dibanderol dengan harga $199 USD, perangkat ini dibekali dengan 10 sensor dan akan mulai tersedia untuk pertama kalinya di USA.

Microsoft Band memiliki sensor yang dapat mendeteksi detak jantung, tingkat stres, UV exposure dan yang lainnya. Tersedia dalam 3 ukuran, perangkat ini juga telah ditanamkan GPS untuk anda yang gemar melakukan olah raga tanpa harus meninggalkan smartphone. Membenamkan baterai berkapasitas 100 mAh, perangkat ini diklaim dapat digunakan dalam waktu 48 jam.

Fitur lain yang tertanam pada perangkat ini antara lain, layar sentuh TFT berdimensi 1,4 inci dengan resolusi 310 x 102 piksel serta dukungan konektivitas Bluetooth 4.0 LE. Canggihnya lagi, Microsoft Band dapat bertahan dari debu dan benturan.

Untuk memaksimalkan perangkatnya, Microsoft sudah menyediakan aplikasi khusus untuk masing-masing perangkat smartphone.

N1, Perangkat Android Nokia yang Diimpikan Penggemar?

Mungkin banyak yang berpendapat bahwa Nokia telah kembali dari pangkuan Micrsosoft dengan diumumkannya tablet premium N1 berbasis Android. Mungkin ada juga yang berasumsi bahwa Microsoft hanya mengambil divisi mobile terkait smartphone, sementara untuk tablet masih dipegang oleh Nokia.

Nokia memang pernah menyatakan bahwa pihaknya tidak akan membuat ponsel lagi, tapi tidak pernah mengatakan apapun tentang tablet. Apapun alasan dibalik itu, yang jelas Nokia telah melepas perangkat Android pertama dan mungkin ini yang ditunggu-tunggu oleh banyak penggemar perusahaan asal Finlandia itu.

Nokia N1 dibanderol 249 dolar AS atau mendekati Rp3 juta. Ini merupakan tablet berbodi alumunium nan tipis layar 2K, chipset 64-bit, 32 GB penyimpanan, prosesor suara Wolfson, speaker dan mic berkualitas, serta Z Launcher baru, dimaksudkan untuk menyederhanakan pengalaman Android Anda.

Melihat pengumumannya yang cukup mengejutkan, masih menyimpan tanda tanya apakah Nokia benar-benar akan memasuki pasar perangkat Android lewat tablet? Atau perangkat ini merupakan sisa- sisa project yang belum terselesaikan?  (*)

Microsoft Perbaiki Masalah Darurat Keamanan Domain Windows

Microsoft Corp mengeluarkan update software darurat untuk memperbaiki masalah keamanan yang mempengaruhi domain di semua versi perangkat yang didukung oleh Windows.

Dilansir dari ndtv, kerentanan ini dikhawatirkan dapat memungkinkan penyerang untuk meng-upgrade hak account domain user biasa untuk orang-orang dari domain account administrator.

Pembaruan ini dirilis pada hari Selasa (18/11), berdasarkan informasi yang diumumkan di website Microsoft Security Response Center.

Microsoft mengatakan bahwa mereka harus dengan cepat merespon dan menyadari kerentanan di Windows tersebut. Microsoft mendorong pengguna untuk melakukan pembaruan tersebut sesegera mungkin, dengan mengikuti petunjuk update yang dimuat di buletin keamanan Microsoft. (Nariswari)

Sumber: ndtv

Tuesday, November 11, 2014

Melamar Pacar, Pria Tiongkok Ini Sodorkan 99 Unit iPhone 6 dan Ditolak

Melamar Pacar, Pria Tiongkok Ini Sodorkan 99 Unit iPhone 6 dan Ditolak

Sumber gambar: Weibo.com
Jika di Bandung ada Taman Jomblo, hari ini (11/11) di Tiongkok dirayakan sebagai Guanggun Jie atau Hari Jomblo. Nah bertetapan dengan  itu, pria Tiongkok yang berprofesi sebagai programmer mengambil kesempatan untuk menanyakan sesuatu yang penting bagi kelangsungan hubungan kepada pacarnya.
Alih-alih ingin menaklukkan sang kekasih untuk beranjak ke jenjang selanjutnya, pria itu pun membawa 99 unit iPhone 6 baru yang dirangkai menjadi bentuk hati di sebuah lapangan lengkap dihadiri dengan teman-temannya. Kabarnya, pria itu menghabiskan hamper 82 ribu dolar AS atau sekitar hampir mendekati Rp1 miliar. Kabarnya sih uang itu hasil tabungan selama dua tahun bekerja, wow!
Iphonr 6 2 Images Stories Imagesnovember2014 Thumb Other400 0
Sumber gambar: Weibo.com
Sayangnya, lamaran itu kandas, sang pacar mengatakan “tidak” dan mematahkan hatinya. Hm,.. jadi tidak benar juga jika ada klaim bahwa apapun akan dilakukan dengan iPhone. Buktinya peristiwa yang satu ini. Yup, sisi positifnya tabungan pria ini tetap aman dan bisa dijadikan tabungan untuk masa depannya.  Atau, barang kali mengganti iPhone 6 dengan yang lain karena bisa jadi sang pacar ternyata buka fansApple. (*)
Sumber: Phonearena

Thursday, November 6, 2014

Akhirnya, iOS Bisa Disusupi Malware (Juga)

Akhirnya, iOS Bisa Disusupi Malware (Juga)

Setelah sekian lama iOS dipercaya lebih aman ketimbang Android, tapi paltform besutanApple itu akhirnya bisa terinfkesi malware. Meskipun ini hanya menjangkiti mereka yang menggunakan toko aplikasi pihak ketiga dari Tiongkok.

Malware ini disebut WireLurker, cukup mengejutkan, jika saja malware ini ternyata menjadi yang pertama yang yang dapat menginfeksi perangkat iOS yang belum Jailbrake. Dahsyatnya lagi, laporan awal mengatakan bahwa mungkin ada ratusan ribu perangkat yang terinfeksi.

Bug itu ditransmisikan melalui USB, dan ini yang menjadi alasan sebagian besar malware telah menyebar melalui Maiyadi App Store di Tiongkok yang memuat aplikasi ke perangkat iOS melalui Mac OS. WireLurker juga cukup berbahaya, karena bisa menggantikan aplikasi yang sudah terpasang dengan aplikasi yang disusupi malware, tanpa perlu melakukan proses download.


Ini Dia OS Yang Paling Banyak Diincar Malware!
Waduh! Ternyata iOS 7 Tidak Aman
Intip Perubahan di iOS 8

Para peneliti mengatakan bahwa aplikasi yang terinfeksi telah di-download lebih dari 350.000 kali. Para peneliti di Palo Alto Networks telah mengumpulkan perangkat lunak untuk membantu pengguna mendeteksi apakah mereka telah terinfeksi, tetapi cukup mudah untuk menghindari seperti lawaknya kerja malware pada ponsel kebanyakan. Misalnya, tidak menggunakan toko aplikasi pihak ketiga, tidak menggunakan pengisi daya USB dari sumber yang tidak diketahui dan hindari mode enterprise provisioning permissions ketika menginstal aplikasi yang tidak disetujui. (*)

Sumber: Palo Alto Networks via The Verge